
Tadi adik saya bersambang ke rumah saya dan ngobrol macam-macam sambil nonton berita di TV, ketika ada informasi tentang Hari Valentine di Teelevisi tersebut, spontan adik saya itu berkomentar dia bilang "kasih sayang kok pakai hari, aneh-aneh aja itu orang".....
Menanggapi komentar adik saya tersebut di atas, saya balik bertanya "jadi menurutmu perayaan hari valentine itu salah kaprah..?" , Dia menjawab "ya iyalah..mas, masa kasih sayang pakai hari segala, kalau mau berbagi kasih-sayang ya mestinya setiap hari dong.." . Saya bertepuk tangan..plok..plok..plok.. dan berkata kepadanya...."wah....hebat kamu dek, aku bangga kepadamu, karena kamu ternyata orang yang sangat pinter dan jenius, lebih pinter dari jutaan atau milliaran orang diluar sana, karena diluar sana ada jutaan mungkin milyaran orang yang merayakan hari valentine ini, dan mereka semua salah jalan semua, mereka semua nggak ngerti bahwa mestinya kasih-sayang itu bukan cuma pada hari valentine, cuma kamu yang pinter..." . Mendengar candaan dan sindiran saya itu, adik saya cuma cengar-cengir.
Saya seumur hidup juga belum pernah ikut-ikutan merayakan hari valentine, tapi opini saya ini memang bukan masalah saya pro atau kontra terhadap the valentine day tersebut, melainkan saya menanggapi tentang logika berfikir dan berargumen. - Solusi supaya tidak terjebak dalam logika yang tak bermanfaat




